Kapal Melayu Abad 16 dan 17 "Lanchara De Malayos"

Setelah membahas mengenai senjata meski belum di beri nama ada baiknya kita mengenalkan jenis kenderaan terhebat abad 16 dan 17 yang merupakan era pertikaian bangsa Melayu keturunan yafits yang sudah sustain dengan pemerintahannya melawan bangsa eropa keturunan sam. Abad itu merupakan awal bangsa eropa dengan taktik baru "divide in rule" / devide et impera. Karena untuk sementra senjata hampir berimbang. 
Taktik ini kemudian perlahan-lahan mulai menapak satu demi satu wilayah nusantara karena pertikaiannya. Ditambah lagi bangsa eropa punya tentara juga direkrut sebagian besar menjadi tentaranya ditambah para barisan pro bangsa eropa dengan bujuk rayu menukar kekuasaan. 
Di era perang Sejak kejatuhan malaka, serangan pati unus, serangan fatahillah ke sunda kelapa, serangan aceh ke portugis, perang sultan Baabullah, hingga perang Makassar, perang sultan ageng semuanya menggunakan kapal. Gambaran mengenai kapal perang jaman itu penulis belum bisa melihat gambar dengan detail.
Hanya ada sebuah gambaran dengan sedikit jelas seperti lancang kuning yang kita kenal di Riau , namanya tertulis entah bahasa portugis atau spanyol bernama Lanchara de Malayos, Hingga sekarang masih ada dengan perubahannya. Berikut adalah bentuknya:

Menurut sumber detail kapalnya sebagai berikut. Kapal layar dilengkapi dengan salam, muncung atau kepala lancang itu hingga kini masih digunakan coraknya pada perahu/sampan/kapal nelayan di Terengganu Malaysia. Yang merupakan sekutu siak. 
Meski demikian desainnya berubah sedikit mengikut masa zaman di mana pada bahagian pelantar dipasang meriam-meriam kecil. Meriam kecil ini disebut "Lela Siak" atau "Lela Seriwijaya" atau "Lela Indera Seriwijaya" atau juga disebut "Bedil Seriwijaya". Hingga sekarang masih MESTERI akan hal meriam-meriam kecil Seriwijaya ini. Bahkan ada mengatakan ia masih ada dan tersimpan dalam Istana Baginda Sultan Terengganu, dan diberi nama yang lain. 
Kalau hendak dikatakan LANCANG KUNING mungkin juga... Karena kapal ini bentuknya lebih ramping seperti kora-kora di Ternate dibanding kapal lainnya. wassalam.

#jas merah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Orang Kampar Banyak di Perak dan Pahang?

Teori Migrasi Proto/Deutro Melayu Menurut Wangsakerta dan Sejarawan Masa Kini

Warni Warni Melayu